Home Social Media Marketing Memahami Algoritma Facebook Terbaru

Memahami Algoritma Facebook Terbaru

by Hendry Rudiansyah

Dengan total pengguna aktif yang sudah mencapai 2 Milyar lebih, maka facebook menjadi potensi bagi para pebisnis digital yang semakin menjamur. Oleh karena itu, banyak pelaku bisnis baik perusahaan atau perorangan yang memanfaatkannya untuk menarik traffic, bahkan untuk mendapat profit dari media sosial yang paling populer ini. Baru-baru ini, melalui postingan statusnya di facebook, Mark Zuckerberg telah mengumumkan tentang perubahan algoritma facebook terbaru saat ini. Berikut kutipannya.

 

Mark Zuckerberg menuliskan penjelasan apa yang bakal dilakukan Facebook dengan beranda Facebook atau yang disebut News Feed itu pada 2018 ini. Menurutnya, kedekatan antar keluarga dan teman yang menjadi tujuan dari Facebook semakin hilang. Ini disebabkan semakin maraknya iklan yang sejatinya tak relevan dengan hubungan personal antar pengguna Facebook namun tetap muncul di News Feed.

Dengan demikian, Mark akhirnya memutuskan untuk merombak algoritma Facebook besar-besaran. Algoritma Facebook, seperti diketahui, menitikberatkan pada mekanisme News Feed. Algoritma ini akan bekerja dengan memberi prediksi tentang postingan mana yang akan dimunculkan di awal News Feed.

Jika Anda seorang Facebook Marketer, maka Anda harus bisa memahami bagaimana algoritma facebook berjalan. Agar Anda dapat dengan mudah menggunakannnya serta mengoptimasinya

 

BACA JUGA : 7 LANGKAH OPTIMASI FACEBOOK UNTUK JUALAN

 

Disini Anda akan belajar bagaimana memahami algoritma facebook terbaru ini. Dan postingan seperti apa yang akan diprioritaskan untuk tampil di news feed.

Facebook Algorithm Values

Pengertian tentang algoritma pada Facebook diawali dengan mengetahui nilai dasar bahwa Facebook terbiasa menggunakan pikiran mereka dan bekerja. Nilai-nilai ini bisa memberimu petunjuk tentang konten apa yang akan bekerja dengan baik dan tidak pada Facebook.

Berikut adalah ringkasan dari nilai News Feed pada Facebook:

  • Friends and family come first: Tujuan utama dari News Feed adalah untuk menghubungan orang dengan teman dan keluarga mereka. Jadi postingan dari teman dan keluarga sangat diprioritaskan. Setelah postingan tersebut, Facebook menemukan bahwa orang ingin postingan mereka itu bersifat informasi dan menghibur.
  • A platform for all ideas: Facebook menerima semua ide sambil memastikan bahwa semua orang merasa aman ketika berada disana. Mereka bermaksud mengirimkan cerita kepada setiap individu yang paling ingin melihatnya, berdasarkan dari tindakan dan feedback yang mereka berikan.
  • Authentic communications: Facebook mengutamakan cerita nyata yang tulus, bukan yang menjatuhkan, sensasional dan tidak berguna.
  • You control your experience: Setiap individu tentunya paling mengenal dirinya sendiri. Jadi Facebook membuat fitur (seperti unfollow dan see first) untuk membiarkan orang mengubah pengalaman di Facebook mereka.
  • Constant iteration: Facebook berusaha untuk secara konsisten mengumpulkan feedback dan meningkatkan platform mereka

Jadi bagaimana Facebook memutuskan apa yang ingin ditampilkan di News Feed?
Berikut ringkasan dari perubahan algoritma facebook pada news feed.

Postingan Yang Diprioritaskan (Yang Boleh Dilakukan)

  • Postingan dari teman & keluarga
  • Postingan dengan banyak interaksi (like, comment, share)
  • Postingan yang disukai, dikomentari atau dibagikan oleh salah satu teman
  • Live Streaming
  • Video yang diunggah ke Facebook yang mendapat banyak viewer
  • Postingan yang sedang hits atau menjadi trending topik
  • Postingan dari Facebook Page yang lebih sering berinteraksi dengan Anda
  • Postingan dari Facebook Page dengan informasi profil yang lengkap
  • Postingan dari Facebook Page dimana salah satu fanbase “numpang” di fanbase lain dengan kualitas Pages yang lebih bagus

Postingan Yang Dikeluarkan (Yang Harus Dihindari)

  • Clickbait
  • Like-baiting
  • Postingan yang mengandung link berbau “spam”
  • Postingan dengan konten berulang-ulang yang terlalu sering muncul
  • Update status yang hanya berisi teks dari Facebook Page
  • Postingan yang sering di-report atau disembunyikan
  • Postingan yang meminta likes, comment atau share (seperti pengemis comment “amiin”)
  • Postingan dengan pola pendekatan yang tidak biasa
  • Promosi yang berlebihan dari Pages – memaksa orang lain untuk membeli sebuah aplikasi atau jasa, memaksa orang untuk mengikuti kontes, postingan yang menggunakan teks sama dengan teks dari Ads.

Demikian kutipan singkat tentang algoritma facebook terbaru ini. Semoga bermanfaat.

 

Dikutip dari :

toffeedev.com
doel.web.id

You may also like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.