Home Tips & Motivasi Mengenal Konsep “SMART” Untuk Mencapai Tujuan

Mengenal Konsep “SMART” Untuk Mencapai Tujuan

by Hendry Rudiansyah

Banyak sekali konsep yang digunakan oleh para pengusaha, pebisnis, hingga jajaran top management perusahaan dalam upaya mencapai targetnya. Salah satunya adalah dengan konsep SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, Time-Bound). Berdasarkan definisi Wikipedia, SMART adalah sebuah kriteria untuk memandu dalam mencapai tujuan. Misalnya manajemen pekerjaan dan pengembangan diri (pribadi). Konsep yang pertama kali digunakan oleh George T. Doran pada tahun 1981 ini mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan pengusaha dan pebisnis. Lantas apa sebenarnya yang dimaksud dengan konsep SMART ini ?
Mari kita bahas satu per satu.

1. SPECIFIC (Spesifik)

Memiliki tujuan yang spesifik. Artinya target/tujuan yang kita tetapkan harus jelas. Jika tujuan tidak jelas, maka akan sulit bagi kita untuk mengambil langkah-langkah yang praktis. Tujuan yang jelas akan membatu menguraikan apa yang akan kita lakukan.

2. MEASURABLE (Terukur)

Memiliki tujuan yang terukur. Artinya apa yang menjadi tujuan kita harus benar-benar terukur. Setiap orang memiliki cara ukur yang berbeda-beda. Misalnya seberapa kuat, seberapa banyak, seberapa dalam, seberapa sering.

3. ACHIEVABLE (Dapat Dicapai)

Memiliki tujuan yang dapat dicapai. Target yang kita tetapkan harus sesuatu yang mungkin untuk dicapai. Ini berkaitan dengan dua poin sebelumnya yaitu Specific & Measurable. Detail dan dapat di ukur. Dengan begitu, kita akan sungguh-sungguh untuk mencapainya. Jangan sampai kita menetapkan target yang “asal”. Artinya target yang sebenarnya kita tidak mampu mencapainya. Itu hanya akan buang-buang waktu menguras tenaga.

4. REALISTIC (Realistis, Masuk Akal)

Tujuan harus realistis. Dengan kata lain, target yang kita tetapkan harus “masuk akal”. Sebuah target yang benar-benar nyata dan sejalan dengan keadaan kita. Tujuan yang tidak realistis akan sangat sulit kita capai, karena tidak sesuai dengan kapabilitas kita.

5. TIME-BOUND (Tenggat Waktu)

Memiliki tenggat waktu. Artinya kita harus menetapkan kapan target itu harus tercapai. Satu minggu, dua minggu, satu tahun, dua tahun, dan sebagainya. Dengan adanya batasan waktu, kita akan terpacu untuk segera memulai dan menyelesaikannya.

 

Baca Juga : 4 Cara Agar Tetap Fokus Pada Tujuan

You may also like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.